Postingan

Sy-ddt | syuryadi Dedet

"Saya sedang berlaku sebagai diri sendiri. Tak perlu memberi tahu siapapun tentang apa rencana dan tujuan yang dijalani. Meski kian berdampak buruknya pandangan orang hari ini. Akan saya telan semua putik berdurinya rasa peduli. Baiknya niat ini , tak perlu saya umbar untuk merubah pandangan mata tanpa hati. Kita sama-sama sedang menulis catatan sendiri. Dan tak ada seorangpun yang ingin timbangan amalnya lebih condong ke sisi kiri."

Syuryadi dedet ™

 Tak masalah apa saja yang telah hilang dariku. Kecuali, aku kehilangan diriku sendiri. Dan itu adalah masalah terberat ku setelah kehilangan mu.  http://Sy-Ddt.blogspot.com

Sehat itu mahal | syuryadi dedet

  waktu masih sehat , mati-matian untuk memperkaya seseorang, dengan  bayaran yang murah. Dan setelah jatuh sakit, mencari  seseorang untuk di bayar lagi, demi kembali menjadi sehat , "dengan bayaran yang jelas lebih mahal." Artinya  " ada yang memilih hidup hanya untuk menguntungkan orang lain, tanpa sadar bahwa dia telah dirugikan". "Kesehatan itu mahal" • Syuryadi Dedet ™★

Syuryadi Dedet ™

"Salah satu hal kecil yang berdampak buruk pada kehidupan kita adalah sifat selalu beranggapan tidak baik terhadap seseorang yang sebenarnya dia begitu  baik".

Syuryadi Dedet ™

 "Tak  apa jika sampai hari ini masih kesana kemari. Indah atau tidaknya, tergantung bagaimana kita menggambarkan pelangi di sebuah lukisan hitam putih."

Matahari di Ho chi minh | Syuryadi Dedet ™

 Matahari ho chi minh mengucap selamat pagi. Wanita tinggi berambut pirang yang masih rebah di sampingku. Sedikit cahaya telah membuat dia terbangun. Ke Kamar mandi, sarapan pagi. Lalu Tiba-tiba saja berlari dengan tas kecil di tangan kanannya... Dan tangan kirinya menarik lengan ku begitu kencang. Di Pinggiran pantai phu Quoc masih terus berombak seperti biasanya.. "Disini sejuk sekali yah!" kata ku. Wanita tinggi berambut pirang itu, terus saja menarik ku berlari. "Kita harus berdoa pagi ini" katanya. Dan Sementara itu kami tiba di pelataran kuil tua.. Suasana aneh yang berbeda dengan kebiasaan ku. Kemudian perlahan Dia berlutut di bawah patung budha besar... Dengan Lonceng , asap, dan dupa... "Wanita tinggi berambut pirang .. Seseorang yang pernah ku sayang.. Yang terpaksa ku tinggal jauh. Bersebab tuhanku tak akan mungkin memberi restu.. Walaupun begitu , tak sedikitpun ku salah kan takdirku... Meski beratnya rinduku pada matahari di ho chi minh.."

Syuryadi Dedet ™

 "Gema teriakan hati kecilmu.. Kau masih berjalan dengan tangis dalam senyumku... ..Tetap kau tahan... ..dan Masih kuat kau menelan... "Gema teriak dan tangis lara mu. Kau yang masih mengarungi lautan air matamu... ..seakan nyata ..  ..sumpah karma retak tangismu .. "Gema tangisan gudang buku.. ..Jerit tawa angan si penggodaku.. Aku.. Dan bukan diriku.. 3 september tahun lalu.. Oleh : Dedet syuryadi