Puisi Syuryadi Dedet | Pesan singkat
https://www.facebook.com/LingkarPuisi/
Anggap saja,
Jalan hidup ku yang tetap sendiri ini adalah bentuk dari sebuah perkataan yang menyatakan bahwa aku selalu menyesali keputusan meninggalkanmu dulu,
Karena itu demi ibu.
Aku menyesal karena sedalam rasa keterpaksaan aku telah membohongi keinginan pribadi ku sendiri.
Dan hal yang tampak selama ini adalah, "aku pergi dan kau telah ku sakiti".
Namun dalam kenyataan nya, kau lah pemenang yang abadi .
Kemenangan yang tanpa sengaja diberi.
Dan kau pun tak berniat untuk meraih.
Akupun seperti telah nyaman dalam menuai gimik apapun agar tetap berada di skenario yang ku mau .
Meski sulit untuk diungkap.
Seperlunya akan ku beri tahu.
Penyesalan ini tentang langkah yang selalu kutahan untuk kembali dekat.
Tentang setitik putih di tengah gelap pekat.
Yang Berdiri tanpa teman.
Dan dipenuhi rasa yang terbilang ganjil.
Seakan mawar hanya bermimpi digenggaman.
"Sy.Ddt_
Komentar
Posting Komentar